Statistik

Hit hari ini : 197
Total Hits : 1,124,026
Pengunjung Hari Ini : 86
Pengunjung Online : 3
Total pengunjung : 265,011

Flag Counter

Home Even

Even

<< First < Previous 1 2 Next > Last >>

JAMNAS Sepeda MTB VIII Begodak Padang Huma


Tenggarong

Festival Hari Budaya


12 April 2018

Tenggarong - Peringatan Hari Budaya  tanggal 12 April, dilaksanakan setiap tahun oleh Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara. Penetapan nya  di ambil dari Peristiwa Tembak Moris sebuah momentum di mana tanah Kutai di bawah perlawanan  kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura sebagai benteng budaya bangsa menahan serangan tentara asing.








Makna penetapan hari budaya yaitu  untuk mengembangkan prilaku dan semangat gotong royong untung mengembangkan khasanah budaya di seluruh wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara. Selain itu dapat menumbuh kembangkan sifat apresiasi cinta budaya dan tetap melestarikan adat istiadat warisan budaya.









Adapun bentuk pelaksanaan hari budaya dapat berupa apresiasi seni, lomba tari jepen kreasi, seminar, diskusi, penggunaan atribut budaya dalam kegiatan resmi maupu aktifitas sosial, Exsebisi permainan tradisional, gelar kuliner tradisional, cerau nasi bekepor, pesta panen, serta pemberian penghargaan pada pelaku budaya serta aktifitas lainnya.


Nutuk Baham


13 April 2018 - 15 April 2018


Kedang Ipil - Nutuk Beham yang artinya adalah menumbuk Beham, merupakan ritual yang dilaksanakan oleh masyarakat desa Kedang Ipil pada saat permulaan musim panen raya. Ritual ini dilaksanakan dengan melibatkan seluruh komponen masyarakat, Prosesi adat Nutuk Beham berlangsung Pelataran yang dibangun sebelah balai desa selama 3 hari 3 malam tanpa henti dengan jumlah padi yang ditumbuk sebesar 2,5 Ton,  Di awali dengan memanen padi ketan hitam dan putih, padi atau gabah tersebut kemudian direndam dalam air selama tiga malam. Kemudian padi yang telah direndam diangkat dan disangrai dalam wajan berukuran besar diatas tungku yang digali pada permukaan tanah yang disebut ngehantuhui.



Padi atau gabah yang telah disangrai itulah yang disebut dengan istilah
beham. Beham kemudian didinginkan dan dilanjutkan dengan menumbuk untuk
melepaskan kulit ari pada beham. Prosesi menumbuk beham inilah yang
kemudian menjadi asal muasal nama ritual nutuk beham. 



Keunikan yang ada pada proses nutuk beham adalah menggunakan lesung yang
dibuat dari batang pohon cempedak dan diatur sedemikian rupa diatas
panggung. Warga secara bergantian dan berkelompok mulai menumbuk atau
menutuk beham dan pada saat alu di tumbukkan, lesung mengeluarkan bunyi
khas dan berirama sesuai kekuatan yang menumbukkan alu pada lesung. 



Beham yang telah ditumbuk kemudian di tampi untuk membuang sisa-sisa
kotoran dan kemudian langsung diolah menjadi kue, yaitu dengan
menyiramkan air panas atau merang, lalu dicampur dengan parutan kelapa
dan gula habang (merah) dan di aduk sampai merata dan disebut dengan
bungkal beham. Bungkal beham yang telah jadi diletakan pada wadah dan
baru boleh disantap setelah para dewa (dukun) bememang (membaca mantra)
memanggil para leluhur untuk ikut bersantap sebagai wujud rasa syukur
warga karena hasil panen yang melimpah.

Festival Budaya


17 Februari 2018 - 23 Februari 2018


Muara Kaman - Festival Kampong Muara Kaman, 17 s/s 23 Februari 2018, "CERAU" dengan tema Etam Ngugu Runtut Purus Ujung Pelawiran. Kota yang mempunyai Situs Kerajaan Hindu tertua di Indonesia, Kerajaan Kutai Mulawarman.





Haul Akbar & Festival Syariah


18 November 2018 - 22 November 2018
Anggana

Festival Kutai Benua Tuha


19 April 2018 - 25 April 2018

Sabintulung

Erau Adat Kutai & 6th International Folk Arts Festival (EIFAF)


21 Juli 2018 - 29 Juli 2018

Tenggarong - Sejak tahun 2013, Pemerintah Kabupatren Kutai Kartanegara dan Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura bekerjasama melaksanakan Upacara Erau yang dipadukan dengan International Folklore And Art Festival. Event budaya ini dilaksanakan setiap tahun, yang kini bertajuk Erau Adat Kutai International Folk Arts Festival (EIFAF).

 

Upacara Adat Erau merupakan salah satu daya tarik event budaya yang ada di Kutai Kartanegara. Erau berasal dari bahasa lokal / daerah Etnis Kutai dan di sebut pula Eroh, yang berarti ramai, hilir mudik, bergembira, berpesta ria yang dilaksanakan secara adat oleh kesultanan / kerabat kerajaan dengan maksud atau hajat tertentu dan diikuti oleh masyarakat umum (menyeluruh) dalam wilayah administratif kesultanan. Dalam setiap pelaksanaan Upacara Erau akan mengambil salah satu tema dari tiga tema pelaksanaan Erau Adat dilingkup Keraton Kutai yaitu Erau Tepong Tawar, Erau Pelas Tahun, dan Erau Beredar di Kutai.



Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura sebagai pelaksana Upacara Erau akan menyelenggarakan berbagai upacara yaitu Beluluh Awal, Memberi makan Benua, Merangin, Mendirikan Ayu, Tarian Belian, Tarian Dewa, Tari Menurunkan Sanghiyang Sri Ganjur, Tari Memulangkan Sanghiyang Sri Ganjur, Menggorok Rendu, Mengundang Air, Menjemput/ ngalak Air, Tari Kanjarbini, Tari Kanjar laki, Mengambil / ngalak Air Tuli, Beluluh di keraton, bogorok, beumban, Rangga Titi, Mengulur Naga, Belimbur, Menyisik Lembusuana, Dewa Belian Menjala, Begelar, Seluang Mudik, Dewa Menjuluk Buah Bawal / Kamal, nyamper, dan di akhiri dengan Merebahkan Ayu.



Adapun agenda kegiatan EIFAF meliputi: kirab budaya, welcome dinner, parade peserta, mendirikan ayu, upacara pembukaan, pembukaan Kutai Kartanegara arts & crafts expo, jamuan makan siang, beluluh, bepelas malam I sampai malam ke VIII, pagelaran seni selama enam hari, lomba permainan dan olahraga tradisional, reception perwakilan EIFAF dengan Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, Pembukaan Festival Kuliner, Kukar art and craft expo, beluluh, folklore & art streetperformance, workshop tari jepen Kutai, festival kuliner, beseprah, pembukaan lomba perahu naga, reception perwakilan EIFAF dengan Dinas Pariwisata, Pembukaan lomba perahu ketinting, Kukar green, peragaan busana adat daerah Kutai, upacar mengulur naga, belimbur, Acara pelepasan peserta, upacara merebahkan ayu.



Festival Kampung Tuha


22 Maret 2018 - 25 Maret 2018

Jembayan - Festival Jembayan Kampong Tuha ini adalah Festival kampong yang ke lima
di kab. Kutai Kartanegara, sebelumnya ada festival kampong handil,
festival kampong Muara Kaman, festival Kampong Tani Sumber Sari,
festival kampong Bukit Biru, yang semuanya dilaksanakan secara swadaya
atau gotong royong. Hari Raya Kebudayaan Festival Kampong ini adalah
sebagai gerbang untuk masuk dan memahami lebih jauh potensi - potensi
yang ada di dalam kampong, baik yang berkaitan seni budaya, sejarah,
alam , dan sebagainya.



Dalam hal ini Dinas Pariwisata Kabupaten Kutai Kartanegara ikut berperan
serta dalam Festival Jembayan Kampong Tuha, dengan membuka stand
Pameran dengan memperkenalkan pariwisata Kutai Kartanegara, serta Even –
even yang akan berlangsung setiap tahunnya. Di ketahui bahwa Kutai
kartanegara memiliki sebuah warisan berharga dan bernilai dalam proses
perjalanan sejarahnya, semangat membangun Kabupaten Kutai Kartanegara
dalam sektor Kepariwisataan tentu memberikan kontribusi yang berarti
dalam kancah dunia kepariwisataan Indonesia dalam dalam level nasional
maupun Internasional.

Peringatan Peristiwa Merah Putih


25 Januari 2018 - 3 Februari 2018


Sanga Sanga - Peringatan Peristiwa Merah Putih merupakan peringatan untuk mengenang jasa para pejuang di Sanga Sanga. Diketahui, dalam sejarahnya para pejuang kemerdekaan Sanga-sanga tergabung dalam Badan Pembela Republik Indonesia (BPRI) yang bahu membahu bersama rakyat untuk mempertahankan Sanga-sanga dari gempuran penjajah Belanda, yang ingin menguasai kembali Sanga-sanga dan kekayaan yang ada didalamnya. Peristiwa heroic yang terjadi pada tanggal 27 Januari 1947 tersebut telah banyak memakan korban jiwa dan harta dari rakyat Sanga-sanga. Peristiwa ini setiap tahun selalu diperingati sampai sekarang yang dikenal dengan Peristiwa Perjuangan Merah Putih Sanga-sanga. 


Rangkaian acara dalam Peringatan Peristiwa Merah Putih antara lain sebagai berikut :








* sanga2.jpg

Festival Kota Raja VII (FKR)


28 September 2018 - 7 Oktober 2018

Tenggarong - Salah satu event tahunan itu, adalah Festival Kota Raja (FKR). Adanya penyelenggaraan Event Festival Kota Raja ini dalam rangka menyambut dan memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Tenggarong yang berdiri sejak 28 September 1782.

Berbagai acara dilaksanakan dan di kemas dalam event Festival Kota Raja yaitu ziarah ke makam para Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, sidang Paripurna DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara, Lomba Kamiskat Day, Pesta Semarak Seni Nusanatara, Kutai Karatenagara New Wave, Kutai Tempoe Doeloe, Pemilihan Duta Wisata, Pelaksanaan Festival Tari Jepen, Lomba Bersih Sapta Pesona, Festival Film Pendek Kawa Haq, Penyelenggaraan Expo, Pagelaran Wayang Golek, Tenggarong Kutai Karnival (TKC), Pesta Langit Malam (Lampion), hingga Panggung Hiburan Umum.


Even Tahunan

Even

Unduh Gratis