Statistik

Hit hari ini : 367
Total Hits : 1,453,000
Pengunjung Hari Ini : 30
Pengunjung Online : 3
Total pengunjung : 388,428

Flag Counter

Home Even

Even

<< First < Previous 1 2 Next > Last >>

 08-03-2020  Muara Badak Festival

 08 Maret 2020 - 17 Maret 2020

 Kecamatan Muara Badak


 21-03-2020  Pesta Panen Padi Dan Nutuk Beham Kampung Wisata Putak

 21 Maret 2020 - 22 Maret 2020

 Kecamatan Loa Janan



 



 21-03-2020  Hari Tanpa Bayangan Tugu Equator Marang Kayu

 21 Maret 2020 - 23 Maret 2020

 Kecamatan Marang Kayu


 09-04-2020  Festival Nasi Bekepor Halaman Unikarta

 09 April 2020

 Kecamatan Tenggarong


 10-04-2020  Festival Hari Budaya Tenggarong

 10 April 2020 - 12 April 2020

 Kecamatan Tenggarong

Tenggarong - Peringatan Hari Budaya  tanggal 12 April, dilaksanakan setiap tahun oleh Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara. Penetapan nya  di ambil dari Peristiwa Tembak Moris sebuah momentum di mana tanah Kutai di bawah perlawanan kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura sebagai benteng budaya bangsa menahan serangan tentara asing. 

Makna penetapan hari budaya yaitu  untuk mengembangkan prilaku dan semangat gotong royong untung mengembangkan khasanah budaya di seluruh wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara. Selain itu dapat menumbuh kembangkan sifat apresiasi cinta budaya dan tetap melestarikan adat istiadat warisan budaya. 

Adapun bentuk pelaksanaan hari budaya dapat berupa apresiasi seni, lomba tari jepen kreasi, seminar, diskusi, penggunaan atribut budaya dalam kegiatan resmi maupu aktifitas sosial, Exsebisi permainan tradisional, gelar kuliner tradisional, cerau nasi bekepor, pesta panen, serta pemberian penghargaan pada pelaku budaya serta aktifitas lainnya.

 15-04-2020  Nutuq Baham Festival Kutai Adat Lawas Kedang Ipil Kota Bangun

 15 April 2020 - 19 April 2020

 Kedang Ipil Kecamatan Kota Bangun


Kedang Ipil - Nutuk Beham yang artinya adalah menumbuk Beham, merupakan ritual yang dilaksanakan oleh masyarakat desa Kedang Ipil pada saat permulaan musim panen raya. Ritual ini dilaksanakan dengan melibatkan seluruh komponen masyarakat, Prosesi adat Nutuk Beham berlangsung Pelataran yang dibangun sebelah balai desa selama 3 hari 3 malam tanpa henti dengan jumlah padi yang ditumbuk sebesar 2,5 Ton,  Di awali dengan memanen padi ketan hitam dan putih, padi atau gabah tersebut kemudian direndam dalam air selama tiga malam. Kemudian padi yang telah direndam diangkat dan disangrai dalam wajan berukuran besar diatas tungku yang digali pada permukaan tanah yang disebut ngehantuhui.



Padi atau gabah yang telah disangrai itulah yang disebut dengan istilah
beham. Beham kemudian didinginkan dan dilanjutkan dengan menumbuk untuk
melepaskan kulit ari pada beham. Prosesi menumbuk beham inilah yang
kemudian menjadi asal muasal nama ritual nutuk beham. 



Keunikan yang ada pada proses nutuk beham adalah menggunakan lesung yang
dibuat dari batang pohon cempedak dan diatur sedemikian rupa diatas
panggung. Warga secara bergantian dan berkelompok mulai menumbuk atau
menutuk beham dan pada saat alu di tumbukkan, lesung mengeluarkan bunyi
khas dan berirama sesuai kekuatan yang menumbukkan alu pada lesung. 



Beham yang telah ditumbuk kemudian di tampi untuk membuang sisa-sisa
kotoran dan kemudian langsung diolah menjadi kue, yaitu dengan
menyiramkan air panas atau merang, lalu dicampur dengan parutan kelapa
dan gula habang (merah) dan di aduk sampai merata dan disebut dengan
bungkal beham. Bungkal beham yang telah jadi diletakan pada wadah dan
baru boleh disantap setelah para dewa (dukun) bememang (membaca mantra)
memanggil para leluhur untuk ikut bersantap sebagai wujud rasa syukur
warga karena hasil panen yang melimpah.

 19-04-2020  Jelajah Desa Kutai Lama (JEDAK)

 19 April 2020

 Kecamatan Anggana


 03-05-2020  Upacara Adat Mecaq Undat Tabang

 03 Mei 2020 - 05 Mei 2020

 Desa Ritan Baru Tukung Ritan Kecamatan Tabang


Upacara Adat Mecaq Undat dilaksanakan di Kecamatan Tabang setiap Bulan Mei. Upacara Adat ini dilaksanakan untuk merayakan hasil panen yang melimpah oleh Suku Dayak Kenyah. Acara inti dari upacara adat ini adalah saat para wanita Dayak bersama-sama menumbuk beras hingga menjadi tepung, kemudian tepungnya diolah untuk kemudian dimakan beramai oleh semua yang merayakan pesta adat ini. Selain Upacara adat, pada malam harinya masyarakat setempat menampilkan sendratari yang menggambarkan perjalanan kedatangan Suku Dayak Lepoq Tukung dari daratan Cina ke Kecamatan Tabang.




 12-05-2020  Festival Beduk Saur Sungai Meriam Anggana

 12 Mei 2020

 Kecamatan Anggana


 14-06-2020  Festival Maluhu Tenggarong

 14 Juni 2020 - 21 Juni 2020

 Lapangan Sasana Krida Bhakti Desa Maluhu Tenggarong


Even Tahunan

Even